“Apa pun yang bisa dikerjakan di dalam negeri, harus dibuat dan dikerjakan di dalam negeri.”

Jika ungkapan kalimat di atas merupakan petikan pidato seorang Presiden Republik Indonesia. Seharusnya kita sebagai warga negara yang baik, bisa mendukung dan mau menggunakan produk dalam negeri.

Simulator di Pertamina MTCBukan berarti bahwa yang tinggal merakit seperti mainan Tamaya, langsung diklaim sebagai karya putera-puteri Indonesia. Itu jelas sebuah pembohongan terhadap publik.  Lebih baik, kita jujur katakan bahwa ini buatan asli Jepang dan dirakit di Indonesia  atau Korea dengan nama anu dan dirakit di Indonesia.

Langkah awalnya tentu dengan peningkatan mutu Sumber Daya Manusia, baik melalui pendidikan maupun melalui beberapa pelatihan. Salah satu contoh sebelum VLCC Pertamina dijual, rupanya Pertamina Diklat Khusus Pelaut Pertamina (sekarang, bernama: Pertamina Marine Training Center) waktu itu sudah siapkan SDM dengan pelatihan simulator, kekuatan arus/angin dan tinggi gelombang bisa diset untuk mengenal kondisi yang sebenarnya. Tampak jelas di dalam gambar simulator, kepadatan traffic dan kemampuan Nakhoda/ Mualim dalam mengimplementasikan Bridge Resource Management merupakan kompetensi yang harus dimiliki peserta pelatihan. Memang harus diakui bahwa komputer-komputer dan display screen untuk simulator tersebut masih buatan luar negeri. Namun, hal yang sangat menggembirakan adalah semua sertifikat yang diterbitkan Pertamina MTC diakui Internasional.

Basic Safety Training wajib diikuti oleh pelaut dan calon pelaut, baik yangFire Ground2 berlayar di dalam negeri maupun ke luar negeri. Fire Ground Pertamina MTC berada di daerah Plumpang, seharusnya 500 meter di luar pagar Fire Ground juga dilarang ada  penghuni yang tinggal, apalagi sampai membuat bangunan-bangunan permanen. Jangan-jangan ada yang menyerobot tanah Pertamina lagi.

Fire Ground1Bisa tidak kalau dari luar Pertamina mengikuti kursus Basic Safety Training sehingga bisa mempunyai kemampuan memadamkaFire Ground3n api seperti gambar di atas?  Tentu saja bisa, baik itu secara kolektif maupun perorangan. Yang penting kan kita membayar beaya pelatihan termasuk makan siang selama sesi pelatihan itu.

Fire Ground5Latihan pemakaian alat pernafasan (Breathing Apparatus) dan evakuasi korban (gambar samping) merupakan satu paket pelatihan  Basic Safety Training di Pertamina MTC.

Ada pertanyaan yang ingin saya sampaikan kepada Pemerintah Daerah/ Kota yang telah mengijinkan berdirinya pabrik cat atau pabrik ban atau pabrik kimia. Yang kita tidak tahu seberapa banyak kadar racun H2S yang mencemari udara. Jika terjadi kebakaran pada pabrik tersebut, bagaimana mengevakuasi warga/ korban? Apakah sudah dibuat contigency plan dalam Management Crisis Pemda/ Pemkot setempat? Kembali lagi masalah kebakaran, sering akibat arus pendek. Aturan tentang pelistrikan yang aman belum tampak jelas melindungi, kalau sering terjadi kebakaran akibat arus pendek. Alat atau standar kabel? Melihat bahwa warga senang membuat rumah kos-kosan berdempetan dengan pagar/ dinding pabrik, dan seolah-olah mendapatkan restu dari aparat Pemda, terbukti dengan ditarik PBB dan dipasang listrik. Perlu penanganan bersama tentang keselamatan warga sekitar pabrik bila terjadi kebakaran. Barangkali itu bisa disebut salah satu perbaikan sistem di dalam pemerintahan.

Aman buat anda, tentu aman buat kami juga. Dan aman untuk berinvestasi!

Logo PERTAMINA