Kita harus sepakati dulu bahwa kita tidak menghitung amal. Tetapi menghitung kesempatan untuk beramal. Ini penting bagi saya karena diri kita jadi termotivasi untuk berbuat jauh lebih baik ke depan dari sekarang.

Ketika saya di Laboratorium RSUD Kotabaru-Pulo Laut untuk donor darah, kepada petugas (dokternya di tempat lain) saya sampaikan: “Mbak kalau kurang tidur, bisa tidak saya donor darah.” “Tidak bisa, Pak”, jawabnya demikian. Spontan saya jawab: “Yaa, diperiksa dulu dong. Kalau bisa nanti saya beritahu rahasianya apa?”

sirih-merah-073Setelah selesai diperiksa dan dinyatakan bahwa saya boleh donor,  kemudian  antri menunggu giliran. Sambil menunggu giliranku tiba, maka aku sempatkan menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh pendonor lain: “Rahasianya apa, Pak?” “Saya selalu minum teh herbal sirih merah dalam keadaan hangat, kadang aku sering lebih dari dua kali sehari, dan sering saya tambahin air hangat hingga tehnya jadi terlihat lebih  bening.” Jawabku. Anda bagaimana?

“Saya hanya ingin tahu, seberapa jauh pengaruhnya terhadap penyembuhan pasien-pasien resipien di rumah-rumah sakit yang menerima donor darah anda, sebagai peminum sirih merah.” “Silahkan buktikan!”


OvernightPrints.com is a leader in Business Cards!