affiliate_link

Judul ini saya pilihkan untuk anda berhubungan dengan masalah kesehatan secara umum, tentu hal ini yang selalu kita dambakan. Pengalaman puluhan tahun sebagai Perwira Kesehatan di atas kapal, membuat saya harus belajar lebih keras untuk mendapatkan jawaban bagaimana tetap sehat pada masa pensiun, antara pra pensiun hingga paska pensiun. Tetap berguna bagi masyarakat sekeliling. Barangkali merupakan ungkapan bahwa kita tidak yakin akan sesuatu, yang harus kita singkirkan jauh-jauh dari pikiran kita. Maka kita perlu mengembangkan pikiran positif bahwa segala sesuatu akan lebih baik dari sekarang dan sangat bermanfaat ke depannya. Kata para ustadz yang mengutip hadits:” …….. apapun yang terjadi pada hambaKu, adalah sesuai dengan sangkaan mereka sendiri.”

Salah satu bukti yang mudah kita lukiskan, seandainya komputer yang kita pakai sehari-hari tiba-tiba terserang virus dan anti virus yang sudah terinstal di dalam hard disk tidak bekerja sebagaimana yang kita harapkan. Bukan main kesalnya, pikiran kita kacau apabila sudah didesak pada masalah klasik “sudah dekat dead line atau sudah dikejar dead line”. Laporan-laporan, daftar gaji atau dokumen penting lainnya tidak bisa diakses pada waktu yang kita perlukan, menambah daftar keluhan penyakit kita. Ooo ….. siapa yang menyebabkan sampai ada virus seperti ini, itu yang biasa terucap dari mulut kita yang selalu ingin lancar dalam bekerja, sementara kita sendiri tidak ahli dalam membuat anti virus. Tentu lebih pusing lagi, bila terjadi seperti ini: file berekstensi .doc (words) dan .xls (excel) telah diubah menjadi file berekstensi .exe (program). Bila kita klik, maka virus akan berkembang secara cepat. Saya ingin bertanya kepada anda, bagaimana sikap dan penilaian anda terhadap situasi seperti ini, bila anda manajernya atau anda karyawannya? Tentu anda akan setuju bahwa komputer ini harus segera ditangani oleh ahlinya, bukankah begitu? Supaya pekerjaan anda bisa selesai tepat waktu. Bila anda tidak setuju, tentu tidak mengapa. Karena ada mekanisme, anda kami himbau menyampaikannya lewat comment atau menulis artikel.

Menjadi ahli, tentu tidaklah mudah dan secara instan begitu saja adanya, melalui proses panjang dan teruji kebenarannya serta sangat bermanfaat. Cost-nya berupa beaya hidup dan mental.

Baik, kita kembali ke masalah kesehatan kita. Bagaimana kalau kita kena penyakit kronis yang disebabkan oleh guna-guna (magic)? Tentu jawabannya antara satu dengan lainnya, akan berbeda. Dan saya yakin, bahkan haqul yakin pasti berbeda. Itulah kemerdekaan berpendapat, yang harus saya hargai. Ada hardware yang ada di dalam tubuh manusia, sangat penting untuk selalu kita upgrade yaitu hati dan otak. Jika kita lupa upgrade hati dan otak kita, maka hasilnya akan downgrade. Bisa dibayangkan, dalam kondisi seperti itu. Ketika pergi berobat pun, tidak akan begitu yakin pada satu ahli saja. Bisa ke dokter, bisa juga ke dukun atau ahli spiritual. Itu tidak salah, karena mereka masih mau berusaha. Mantapkan hati dan pikiran (otak) kemudian difokuskan menjadi satu, maka akan terdengar suara hati sendiri. Bila hati anda mengatakan sembuh maka akan sembuh penyakit anda. Anda sudah mengenal Allah melalui diri anda sendiri. “Man arafa nafsahu faqad arafa rabbahu.”