affiliate_link

Bagaimana pendapat mereka? Mari kita simak bersama.

A. BERJALANLAH TERUS DENGAN IDE YANG TELAH DIMULAI

pakar-a.jpgProf.Dr. dr. Wasilah Rochmah Sp.PD, K-Ger. Guru Besar Fakultas Kedokteran UGM, Konsultan Geriatri (Penyakit pada Lanjut Usia), Penanggungjawab Klinik Lanjut Usia, Dokter di RS Sardjito dan RS PKU Muhammadiyah – Yogyakarta.

Allah SWT menurunkan segala macam penyakit selalu bersama obatnya, kecuali tua (Al Qur’an).

Bambang Sudewo telah berupaya mengumpulkan dan menyusun segala informasi, baik tentang budidaya maupun kegunaan sirih merah untuk tujuan mengembangkan obat-obatan tradisional.

Uluran tangan untuk bergandengan bersama menguak kekayaan ini perlu dimulai dari para peneliti agar peluang emas dari ALLAH SWT yang dilimpahkan kepada bangsa Indonesia ini tidak begitu saja digaet oleh bangsa lain, seperti kekayaan-kekayaan lainnya sejak dulu hingga saat ini.

Sekali lagi salut kepada Saudara Bambang Sudewo. Berjalanlah terus dengan ide yang telah dimulai, dari rebusan ke ekstrak, kemudian perlu analisis kandungan sirih merah bersama dengan Pusat Studi Obat Tradisional UGM, yang akhirnya bisa mencapai uji klinis.

Kalimat penggempur aneka penyakit perlu disulam dengan kata-kata yang lebih eksklusif ilmiah disertai dengan aturan atau dosis yang tepat dan peringatan bahwa setiap obat pasti ada efek samping yang bisa terduga atau tidak terduga. Semoga Allah SWT selalu membimbing dan melindungi Anda. Amien

B. KANDUNGAN SIRIH MERAH HAMPIR SAMA DENGAN SIRIH HITAM DAN SIRIH BETOK (SIRIH MACAN)

pakar-b.jpgR. Broto Sudibyo BSc., 87 tahun, Pakar Herbal.

Dalam khasanah pengobatan tradisional (herbal) kita sambut positif, yang penting obat tradisional dari bahan baku berbagai jenis tanaman herbal harus aman dan bermanfaat. Jika setelah minum ramuan herbal ada keluhan negatif yang merugikan, harus ada anjuran untuk dihentikan. Bisa jadi sirih merah berkhasiat menanggulangi beberapa penyakit, baik secara tunggal maupun diformulasikan dengan tanaman obat lainnya yang memang pas untuk dipadukan.

Tanaman sirih merah mempunyai nama Latin Piper Betle Linn. sinonim Chavica anuriculata/Chavica Betle Mig mengandung senyawa saponin, flavanoid, polifenal, kavikol, kavibetol dan ponlen. Kandungan sirih merah hampir sama dengan sirih hitam serta sirih betook I dan II. Sirih merah memang rasanya pahit dibandingkan dengan sirih biasa atau varietas lainnya.

Untuk dapat menemukan seberapa kuat khasiat sirih merah dalam pengobatan herbal kiranya perlu uji klinis yang lebih dalam, sehingga kehadirannya benar-benar bermanfaat bagi semua pihak yang membutuhkannya sebagai obat herbal yang “mujarab”. Saya berharap ada penulis lain yang berani mengorek rahasia sirih merah untuk kepentingan masyarakat luas. Jika memang diperlukan, Departemen Pertanian dan Departemen Kesehatan harus membantu dan memberikan kemudahan bagi yang berkepentingan untuk mengembangkan penelitian lebih lanjut tentang fenomena sirih merah ini dalam khasiat pengobatan herbal di Indonesia.

C. WARISAN NENEK MOYANG YANG SANGAT BERMANFAAT

pakar-c.jpgProf. Dr. Amien Rais, mantan Ketua MPR, Dosen.

Sesungguhnya jika kita mau menggali khasanah ilmu pengobatan tradisional warisan nenek-moyang kita, niscaya akan kita temukan banyak “warisan” yang sangat bermanfaat. Ramuan sirih merah yang diperkenalkan kembali oleh Sdr. Bambang Sudewo adalah salah satunya. Semoga pada masa datang semakin banyak pakar ramuan tradisional yang dapat meramu tanaman-tanaman obat yang sesungguhnya sudah lama menjadi kekayaan bangsa kita.
D. MARI KITA DUKUNG KEHADIRAN HERBAL SIRIH MERAH
pakar-d.jpgSri Haryanto S. Nugroho BA., pimpinan Klinik Holistis Alternatif Anugrah Agung – Yogyakarta
Herbal atau obat tradisional yang juga populer dengan sebutan jamu telah menjadi kebutuhan bagi seluruh masyarakat, bukan hanya masyarakat Indonesia, tetapi juga masyarakat dunia. Ini terbukti dari pengakuan WHO (World Health Organization) terhadap daya guna dan hasil guna pengobatan tradisional dengan herbal.Salah satu jenis herbal yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat adalah sirih merah (Piper betle L. var. Rubrum). Pengamatan, kajian dan pengalaman Sdr. Bambang Sudewo di Klinik Herbal Center yang didirikannya, berhasil menemukan bentuk formulasi sirih merah yang sangat berkhasiat dan manjur untuk pengobatan berbagai penyakit. Bagaimana pun kita layak mengacungkan jempol kepada Sdr. Bambang Sudewo yang dalam kehidupannya terjun seutuhnya dalam bidang pengobatan tradisional.
E. HATI YANG GEMBIRA MENYEMPURNAKAN KEMANJURAN SIRIH MERAH
pakar-e.jpgRomo Dr. Paulus Tribrata Br., M. Th, MM, Rohaniawan
Back to nature merupakan istilah yang lahir atas kesadaran akan berbahayanya bahan-bahan kimiawi yang terkandung dalam obat-obatan sintetis.
Pendapat saya untuk para pengguna tanaman obat, terutama sirih merah sebagai obat adalah, “Gunakan sirih merah dan tanaman obat lain yang sangat banyak terdapat di Indonesia yang merupakan anugerah Tuhan dengan iman, karena barang siapa percaya, maka separuhnya sudah sembuh. Hati yang gembira menyempurnakan kemanjuran sirih merah dan tanaman obat lainnya”. Tuhan memberkati.
F. SEMOGA MUNCUL PENELITIAN LANJUTAN MENGENAI SIRIH MERAH
pakar-f.jpgDr. Ipung Puruhito Sp. PD, Internis RS Haji Surabaya.
Sebagai seorang dokter saya sering menghadapi pasien yang sudah menderita sakit sangat parah, tetapi sarana pengobatan dan pengetahuan pengobatan secara medis tidak menemukan jawabannya. Berbekal pengetahuan kedokteran komplementer itulah wacana pengobatan menjadi bertambah. Sayangnya, masih sulit mencari buku atau referensi tentang tanaman sirih merah.Saya salut kepada penulis yang mau bersusah payah menyusun buku ini. Seperti jenis sirih lainnya, tanaman sirih merah selain lebih eksotik dan mungkin juga mengandung zat antiradang yang jauh lebih banyak. Tanaman ini berkhasiat untuk menyembuhkan luka atau bengkak, sehingga dulu banyak dipergunakan sebagai obat kompres. Harapan saya akan lahir penelitian lanjutan mengenai sirih merah, sehingga memperkaya pengetahuan pengobatan kita semua.
G. INFORMASINYA PERLU DISEBARLUASKAN KEPADA MASYARAKAT
pakar-g.jpgIr. Suwardi MP., Dosen Tanaman Obat dan Rempah, Herbalis
Tanaman obat asli Indonesia ada sekitar 30.000 jenis yang belum termanfaatkan secara maksimal. Masing-masing spesies memiliki aneka ragam varietas, termasuk tanaman sirih (Piper batle L.). Pada mulanya sirih dipergunakan untuk obat mimisan, bisul dan disinfektan. Namun, pada perkembangan selanjutnya ditemukan sirih yang daunnya berwarna kemerahan, sehingga disebut dengan sirih merah (varietas Rubrum) yang memiliki kandungan bahan aktif lebih lengkap daripada sirih biasa. Secara kimiawi bahan aktif yang terkandung dalam daun sirih secara umum berupa minyak asiri, flavonoid, alkaloid, senyawa polifenolad dan tannin.Dilihat dari daya penyembuhan dan khasiatnya yang telah dibuktikan oleh pengguna, informasi ini perlu disebarluaskan kepada masyarakat. Tata cara pengembangan dan budidaya sirih merah perlu diinformasikan kepada petani tanaman obat, sehingga dapat diusahakan sebagai tanaman obat komersial multikhasiat. Di samping itu, perlu pula dirintis industri obat tradisional berbahan baku sirih merah sebagai penampungnya. Jika kerjasama ini dapat terjalin, petani tanaman obat dapat terangkat kesejahteraannya.
Terbitnya buku tentang sirih merah ini perlu disambut secara positif untuk menambah referensi mengenai spesies tanaman sirih sebagai tanaman obat unggulan asli Indonesia.
H. SIRIH MERAH MENAMBAH INVESTASI OBAT DAN PENGOBATAN TRADISIONAL
pakar-h.jpgdr. HR Endro Sukmono Sp. P, Ahli Paru, Akupunturis dan Herbalis
Pada tahun 1989 MPR telah menetapkan amanatnya yang menyatakan perlunya penggalian, penelitian, pengujian dan pengembangan obat tradisional serta cara pengobatan tradisional. Pemeliharaan dan pengembangan pengobatan tradisional merupakan warisan budaya bangsa yang harus terus ditingkatkan dan didorong usaha pengembangannya melalui penggalian, penelitian, pengujian dan pengembangan serta penemuan obat-obatan termasuk budidaya tanaman obat yang secara medis dapat dipertanggungjawabkan.Masyarakat semakin berpikiran maju dan mendapat informasi bahwa di negara-negara Barat orang mulai kembali ke alam, karena obat modern yang digunakan banyak menimbulkan keluhan atau efek samping.Sirih merah menambah investasi obat dan pengobatan tradisional serta dapat ikut membantu mengatasi kekurangan pengobatan Barat. Sebagai contoh, akhir-akhir ini pengobatan terhadap penyakit TBC tampak adanya resistensi. Demikian pula pengobatan terhadap kanker dan asma, sampai saat ini hasilnya juga belum memuaskan. Obat tradisional, termasuk sirih merah, diharapkan dapat ikut membantu mengatasi masalah-masalah tersebut. Dengan izin Tuhan, mudah-mudahan lebih banyak dan lebih cepat lagi hadir obat untuk mengobati penyakit yang sulit disembuhkan atau yang sampai saat ini belum ditemukan obatnya. Semoga Tuhan meridhoi.

I. SIRIH MERAH SANGAT BERGUNA UNTUK MENYEMBUHKAN PENYAKIT AKIBAT INFEKSI

pakar-i.jpgdr. Suratno, Yogyakarta

Karenanya, banyak para medis mengadakan riset dan penelitian tentang herbal yang dapat digunakan sebagai obat, yaitu tentang isi dan kandungan yang ada dalam bahan-bahan tersebut. Tidak bisa dimungkiri, bahan-bahan alami ini dari segi efek samping lebih sedikit dibandingkan dengan obat-obatan kimia asalkan dosis dan cara pengolahannya benar dan higienis.

Hal ini disebabkan sirih merah merupakan kekayaan alam Nusantara yang belum digali dan dimanfaatkan secara benar dalam bidang kesehatan.

J. RAMUAN SIRIH MERAH SANGAT MEMBANTU MASYARAKAT

pakar-j.jpgKRAy. S.M. Anglingkusumo

Sungguh suatu perhatian yang baik dan saya bangga karena sirih merah merupakan ramuan tradisional sangat membantu masyarakat dalam upaya memperoleh kesehatan dengan cara tradisional yang sangat terjangkau.

Di sekeliling kita sangat banyak hal yang bisa menjadi bahan penelitian, penulisan dan menjadikannya sebagai penghasilan. Terlebih lagi jika kita tekun, tanggap dan memiliki kemauan. Sdr. Dewo adalah salah satu orang Indonesia yang memiliki kemauan, ketekunan, kreativitas dan semangat yang seharusnya diikuti oleh orang lain agar potensi daerah dan potensi alam kita tidak dimanfaatkan orang asing.

Saya berharap Sdr. Dewo bisa terus mengembangkan pengetahuan, bekerjasama dengan para ilmuwan di bidang pertanian khususnya hortikultura, peneliti dan pakar obat-obatan tradisional lainnya, produsen serta lembaga pemerintah atau swasta yang dapat menambah wawasan bahkan mungkin menjadi sponsor dalam penulisan buku selanjutnya. Hal ini disebabkan informasi mengenai tumbuh-tumbuhan yang berguna untuk kesehatan saat ini sangat diminati dan menjadi buah bibir berbagai kalangan. Karenanya, jangan putus-asa, maju terus, semoga sukses dan mendapat rahmat dan hidayah dari Tuhan Yang Mahaesa sebagai Sang Pencipta Alam yang luar biasa ini.

K. KEHADIRAN SIRIH MERAH DALAM KHASANAH PENGOBATAN HERBAL SANGAT TEPAT

pakar-k.jpgNy. Yani Saptohudoyo, Yogyakarta

Harapan saya, pada masa mendatang ada produk-produk turunan dari sirih merah yang dapat digunakan oleh kaum perempuan secara luas, misalnya sirih merah untuk lulur perawatan kulit, masker wajah, sabun kesehatan atau antiseptik, krim untuk mengatasi flek dan jerawat, cairan pembersih organ kewanitaan, cairan pencegah kerusakan akar rambut, atau penghambat proses penuaan dini.

Jika memungkinkan dibuat pula ramuan alami khusus untuk produk-produk spa yang bahan utamanya dari sirih merah. Seperti produk scrubbing dan maskernya. Produk tersebut bermanfaat untuk membersihkan dan menghaluskan kulit, serta mengangkat sel-sel kulit mati. Dapat diformulasikan pula dengan minyak esensial sandal wood, yoghurt segar, minyak melati, minyak zaitun, minyak bunga-bunga beraroma, serta bubuk biji-bijian yang mengandung nutrisi yang berkhasiat bagi kulit.

Saya kira tidak berlebihan jika produk-produk unggulan dari bahan baku sirih merah, baik sebagai obat maupun bahan alami produk kecantikan, akan direspon positif oleh masyarakat luas, terutama kaum perempuan Indonesia.

Saya telah mengonsumsi Teh Herbal Sirih Merah. Rasanya enak di badan dan memang nyata berkhasiat. Mudah-mudahan pada masa mendatang, produk sirih merah semakin diminati masyarakat.

LSIRIH MERAH BISA BERPERAN SEBAGAI BAHAN BAKU UTAMA PRODUK KECANTIKAN

pakar-l.jpgNy. Tinuk Riefky, Pakar Rias Pengantin

Tren kembali ke alam atau back to nature, baik di Negara Barat maupun Asia banyak menjadi pilihan. Buku tentang sirih merah ini mengingatkan saya pada beberapa calon pengantin wanita yang minta kepada saya untuk melakukan detoksifikasi, scrubbing tubuh, facial dan masker wajah (perawatan wajah untuk membersihkan, melembutkan, meremajakan dan menyegarkan kulit wajah) dengan cara alami sekaligus sebagai cairan pembersih organ kewanitaan.

Tampaknya sirih merah pun bisa dipadukan dengan bahan alami lainnya, seperti minyak zaitun, wortel, avokad, susu murni, madu, mentimun, jeruk nipis dan buah-buahan, serta sayuran organik.

Untuk dasar ngadi saliro (kesehatan tubuh dan kecantikan), Lulur Sirih Merah produksi PJ Sekar Kedhaton memang menjadi bagian penting untuk menyehatkan sekaligus merawat kulit. Aromanya segar. Saya setuju jika Lulur Sirih Merah, Teh Herbal Sirih Merah dan Kapsul Ekstrak Sirih Merah diproduksi secara masal dengan standar mutu dan khasiat yang bisa dipertanggungjawabkan. Saya tunggu produk-produk sirih merah lain dengan manfaat yang lain pula, terutama khusus untuk perawatan kecantikan dan rias pengantin.

4 Responses to “Apa Pendapat Para Pakar Terhadap Sirih Merah?”

  1. enny Says:

    saya enny,skrg ini saya terditeksi virus toxo dan cmv,mohon romo dr paulus memberikan solusi pengobatan herbal.
    trims
    dari enny dipurwokerto

  2. dwi Says:

    penyakit apa aja yang bisa diobati menggunakan sirih merah tersebut???????????????

  3. djons Says:

    Untuk Mbak Enny di Purwokerto dan Mbak Dwi di tempat.

    Saya mohon maaf, sampai menunggu begitu lama mendapatkan jawaban dari saya. Karena sifat kedinasan saya, sedangkan waktu itu HP saya tidak mendukung push e-mail sehingga tidak bisa memberikan jawaban seketika.
    Mbak Enny, saya memberikan solusi agar langsung menghubungi mas Dewo untuk konsultasi lebih lanjut ke Yogyakarta, silahkan hubungi no.tilpon:0274-518046 sekaligus untuk mendaftarkan diri di Klinik Herbal Mas Dewo.
    Mbak Dwi, banyak penyakit yang bisa disembuhkan dengan sirih merah. Simak juga Pendapat Para Pasien Hingga Sembuh! Di antaranya: maag, diabetes, kanker, tumor, kolesterol, rematik dan lain-lain.


  4. sangat berguna, semoga bermanfaat bagi-Nya pendahulu kita…aminn…

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.